GuidePedia

18
Dalam suatu transaksi jual beli barang, terkadang atau kebanyakan pembeli tertarik dengan barang yang dijual dibawah harga pasar. Ini merupakan hukum pasar yang tidak tertulis dan suatu hal yang lumrah dalam praktik jual beli.
Apalagi jika si pembeli ternyata berniat untuk menjual lagi dengan harga pasaran tentunya ia akan mendapat keuntungan dari selisih harga pembelian awal.

Sayangnya, terkadang keinginan untuk mendapat selisih atau keuntungan tersebut, jika tidak hati-hati, dapat menjerat si pembeli dalam masalah hukum pidana. Pasal 480 KUHPidana tentang pertolongan (jahat) atau yang dalam praktik pidana dikenal dengan pasal penadah (heling) menyatakan dengan jelas hal-hal sebagai berikut :

“dengan hukuman penjara selama-lamanya 4 tahun ….dihukum ; (1) karena sebagai sekongkol, barangsiapa yang membeli, menyewa, menerima tukar, menerima gadai, menerima sebagai hadiah atau karena hendak mendapat untung, menjual, menukarkan, menggadaikan, membawa, menyimpan atau menyembunyikan sesuatu barang, yang diketahuinya atau yang patut disangkanya diperoleh karena kejahatan. (2) barangsiapa yang mengambil keuntungan dari hasil sesuatu barang, yang diketahuinya atau yang patut harus disangkanya barang itu diperoleh karena kejahatan.”

Ketentuan pasal 480 KUHPidana tersebut diatas mengatur 2 (dua) perbuatan yakni perbuatan bersekongkol dan perbuatan mengambil keuntungan dari barang yang diperoleh karena kejahatan. Jika si pembeli memang mengetahui bahwa barang tersebut berasal dari kejahatan maka ia pasti dijerat oleh penyidik dengan pasal 480 ayat (1) KUHPidana yakni sebagai sekongkol atau yang biasa disebut dengan “penadah”. Jika si pembeli tidak tahu asal perolehan barang tetapi si pembeli dari awal sudah curiga namun tetap membeli barang tersebut maka si pembeli dapat dijerat dengan Pasal 480 ayat (2) KUHPidana.

Mengkaji dan mencermati tentang ketentuan Pasal diatas khususnya tentang “mengetahui atau patut dapat menyangka” bahwa barang tersebut berasal dari suatu kejahatan apa bukan, rasanya sangat sulit. Umumnya penyidik enggan membuktikan apakah benar si pembeli ini tidak tahu atau tidak curiga terhadap asal usul barang yang dibelinya. Penyidik biasanya hanya berpatokan pada keterangan si penjual, dimana ia menjual dan siapa pembelinya.

Kecurigaan atau dugaan awal penyidik untuk menjerat pembeli sebagai penadah hasil kejahatan biasanya terkonsentrasi pada keadaan atau cara dibelinya barang tersebut, misalnya dibeli dengan dibawah harga pasaran, dibeli dengan cara sembunyi-sembunyi atau sebagainya. Kecurigaan penyidik yang demikian tentunya akan merugikan si pembeli yang beritikad baik yang secara hukumnya sudah seharusnya dilindungi pula oleh si penyidik tersebut.

Pada dasarnya sifat “asal dari kejahatan” yang melekat pada suatu barang dapat hilang apabila barang tersebut telah diterima oleh pembeli yang beritikad baik (ter goedertrouw). Atas dasar itikad baik dan sepanjang itikad baik tersebut dapat dibuktikan, misalnya dengan kwitansi pembelian dan atau berdasarkan keterangan saksi-saksi yang ada, maka tentunya pembeli dapat lepas dari jeratan hukum sebagai penadah.




Post a Comment

  1. Begini Bapak atau Ibu..., saya punya teman yang kebetulan saat ini dianggap sebagai penadah. Teman saya ini punya kenalan seorang pegawai PT Sinar mas, Dan suatu saat pada waktu perjalanan arah pulang kerumah ditelpon pegawai PT Sinarmas tadi untuk dimintai tolong titip untuk dikirimkan ke tujuan yang dikehendaki Pegawai tadi..., tanpa perasaan apa2 Dan karena teman saya kenal.., diterima barang itu dan dikirimkan menggunakan ongkos dari pegawai tersebut tanpa mengetahui apa kegunaan pasti barang tersebut.., ehh..ternyata barang tersebut bermasalah..., Dan tidak tahu apa2 tahu2 ada yang datang menanyakan barang Dan memfoto2 barang tersebut..., setelah dijelaskan oleh orang yang foto barang tersebut bahwa barang tersebut adalah barang penggelapan dari perusahaan Baru kaget teman saya Dan diserahkan tanpa ada satu barangpun yang kurang..., setelah ada beberapa lama terdengar kabar bahwa pegawai yang titip untuk mengirimkan barang tersebut ditahan dipolsek..., Dan menuduh teman saya telah menggelapkan barang tersebut padahal teman saya sudah beriktikad baik menyerahkan barang tersebut yang ternyata barang yang dititipkan untuk dikirim ke tujuan yang dikehendaki pegawai tersebut bermasalah. Mohon untuk sarannya apakah benar teman saya tersebut masuk dalam tuduhan penadah..., padahal latar belakang teman saya tersebut adalah orang baik2, tidak pernah neko2 Dan perduli terhadap orang2 disekitarnya..., mohon penjelasannya..

    ReplyDelete
  2. saya juga sama saya mejual beli hp suatu ketika kawan saya jual hp kesaya dan hp tersebut ada masalah yaitu barng curian , tapi saya tidak tahu klau itu barang curian apakah salah saya membeli ya sedangkan saya tidak mungkin sebelum membeli tanya kekawan saya apakah hp yang kamu jual adalah curian sedangkan saya tahu diberkerja! dan dia berpenghasilan

    ReplyDelete
  3. saya juga sama .. kebetulan bapak saya yg di sangka penadah .. padahal kami se keluarga tidak tau menau itu adalah barang hasil curian , sekarang bapak saya jadi tahanan di salah satu polsek di kabupaten kediri ..

    mohon penjelasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
    3. ga adil ini hukuman bagi yang tidak tahu apa-apa tetep dihukum! parah!!!

      Delete
  4. ga adil ini hukuman bagi yang tidak tahu apa-apa tetep dihukum! parah!!

    ReplyDelete
  5. ga adil ini hukuman bagi yang tidak tahu apa-apa tetep dihukum! parah!!

    ReplyDelete
  6. Menurut saya perlu di robah pasal tentang penadah.ini sangat merugikan korban.pelaku sudah profesional.jadi korban yang di tahan.bukanya pelaku penipuan.mohon di revisi.misal bila beli lebih dari satu baru bisa di anggap penadah.tp di lihat dari segi barangnya.terima kasih.

    ReplyDelete
  7. Menurut saya perlu di robah pasal tentang penadah.ini sangat merugikan korban.pelaku sudah profesional.jadi korban yang di tahan.bukanya pelaku penipuan.mohon di revisi.misal bila beli lebih dari satu baru bisa di anggap penadah.tp di lihat dari segi barangnya.terima kasih.

    ReplyDelete
  8. Mohon pencerahannya Bapak/Ibu yg paham hukum.saya dan suami bekerja sebagai pedagang elektronik di PKL Semarang.Ada seorang teman saya meminta tolong untuk menjual 1unit Led Toshiba 29" harga baru ga ada 2jt.itu seken barangnya sudah beli 1200.tadinya sy tawar 1100 Ga boleh.mungkin karena dia beralasan untuk biaya kebutuhan hidup sy bayar 1200.2hari kemudian barang laku.Dan 2hari berikutnya ada beberapa orang polisi datang dan membawa teman saya mencari tv Itu.Trus polisi menjelaskan bahwa barang itu adalah hasil curian.Temenku itu membeli barang dari pelaku pencurian,aq dan suami kaget setengah mati.Dalam hatiku koq tega banget temenku itu jual barang curian padaku.Dan bingung nya lagi tv sudah laku dan Ga tau alamat yg beli.Suamiku dibawa polisi itu.dan aq disuruh cari tv itu sampe ketemu biar suamiku bisa bebas.Dan aq lakukan cara apapun untuk dapat tv itu lagi.alhamdulillah tv-nya ketemu dan suamiku bisa keluar.tp suamiku disuruh untuk menjadi saksi disidang para pelaku.yang jadi pertanyaan nya apakah Dr seorang saksi bs menjadi tersangka?

    ReplyDelete
  9. Bagaimana cwok aku kena penadah
    Dia beli burung terus di jual lgi gak tau kalo burung itu hasil curian
    Masih kena hukumman kah😭kasihan cwok aku gak tau apa kena juga

    ReplyDelete
  10. Bagaimana cwok aku kena penadah
    Dia beli burung terus di jual lgi gak tau kalo burung itu hasil curian
    Masih kena hukumman kah😭kasihan cwok aku gak tau apa kena juga

    ReplyDelete
  11. Maav pak bu...saya mw bertanya.. Saya hamba allah.. Jika seorang a ingin menggadaikan motornya dgn pelantara si b untuk d gadaikan k temanx karan si A mmintak tolong.. Akhirnya d gadaikan k B.. Lalu si B melempar motor gadaianya karna tidak d ambil".. K pihak C. Mslhx ternya motor itu hasil dari pinjaman pihak A.. Dan skrg pihak A pelantara B dan pihak C. D tangkap polisi..krna d tuduh sbgai penada. Bagaimana cara untuk mengeluarkannya? Dan berapa lama d hukum?.. Pasal berapa? Di mintai polisi dgn nominal 50 juta.. Kasus apa hingga d mintai uang sgtu??? Tolong bantuannya

    ReplyDelete
  12. Maav pak bu...saya mw bertanya.. Saya hamba allah.. Jika seorang a ingin menggadaikan motornya dgn pelantara si b untuk d gadaikan k temanx karan si A mmintak tolong.. Akhirnya d gadaikan k B.. Lalu si B melempar motor gadaianya karna tidak d ambil".. K pihak C. Mslhx ternya motor itu hasil dari pinjaman pihak A.. Dan skrg pihak A pelantara B dan pihak C. D tangkap polisi..krna d tuduh sbgai penada. Bagaimana cara untuk mengeluarkannya? Dan berapa lama d hukum?.. Pasal berapa? Di mintai polisi dgn nominal 50 juta.. Kasus apa hingga d mintai uang sgtu??? Tolong bantuannya

    ReplyDelete
  13. HARUSNYA PARA PENYIDIK POLRI BAIK DIPOLSEK POLRES POLDA SEKALIAN MABES ITU DR JAJARAN LULUSAN AKPOL YANG JELAS PASTI SDM NYA TINGGI.BUKAN DR BINTARA YG SDM NYA RENDAH. MOHON BPK KAPOLRI INSTITUSI POLRI KHUSUSNYA DIJAJARAN PENYIDIK RESKRIM TIPIKOR JGN REKRUT DR BINTARA SEMUA KONYOL.

    ReplyDelete
  14. HARUSNYA PARA PENYIDIK POLRI BAIK DIPOLSEK POLRES POLDA SEKALIAN MABES ITU DR JAJARAN LULUSAN AKPOL YANG JELAS PASTI SDM NYA TINGGI.BUKAN DR BINTARA YG SDM NYA RENDAH. MOHON BPK KAPOLRI INSTITUSI POLRI KHUSUSNYA DIJAJARAN PENYIDIK RESKRIM TIPIKOR JGN REKRUT DR BINTARA SEMUA KONYOL.

    ReplyDelete

Komentar anda kami tunggu agar kami dapat memberikan edukasi dalam pengembangan hukum saat ini.

 
Top